Literasi gizi adalah kemampuan individu untuk memperoleh, menganalisis, dan menerapkan informasi terkait gizi untuk menentukan pilihan pola makan yang sehat. Data mengenai perbedaan literasi gizi dan pengetahuan pangan lokal antara mahasiswa jurusan ilmu kesehatan, seperti gizi, dan mahasiswa non-gizi, khususnya di Universitas Cenderawasih, masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat literasi gizi dan pengetahuan pangan lokal antara mahasiswa peminatan gizi di Fakultas Kesehatan Masyarakat dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Cenderawasih . Penelitian kuantitatif ini menggunakan pendekatan komparatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa aktif di Fakultas Kesehatan Masyarakat peminatan gizi dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Cenderawasih. Teknik pengambilan sampel menggunakan consecutive sampling dengan jumlah sampel 65 kelompok mahasiswa gizi dan 65 mahasiswa non gizi. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner Newest Vital Signs (NVS) untuk mengukur literasi gizi dan pengetahuan pangan lokal Papua. Analisis data menggunakan uji Mann-Whitney untuk mengidentifikasi perbedaan antar kelompok. Analisis statistik temuan menunjukkan nilai p >0,05, yang menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan antara tingkat pengetahuan pangan lokal (nilai p = 0,164) dan literasi gizi (nilai p = 0,341) kedua kelompok mahasiswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa mahasiswa jurusan gizi dan mahasiswa jurusan lain di Universitas Cenderawasih memiliki kompetensi yang setara dalam hal literasi umum dan pengetahuan khusus pangan lokal.
Copyrights © 2026