Peningkatan persalinan seksio sesarea atas permintaan tanpa indikasi medis menimbulkan kekhawatiran terhadap keselamatan ibu dan bayi serta potensi komplikasi jangka panjang. Oleh karena itu, diperlukan penelitian untuk menganalisis determinan perilaku tersebut guna mendukung penyusunan strategi intervensi dan edukasi yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan keinginan ibu dalam penyesuaian metode persalinan di RSD K.R.M.T. Wongsonegoro Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan secara cross sectional. Populasi penelitian ini merupakan seluruh ibu nifas di RSD K.R.M.T. Wongsonegoro Kota Semarang yang masih menjalani perawatan dengan jumlah sampel sebanyak 92 responden yang diambil dengan teknik consecutive sampling. Hasil penelitian yaitu, Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan (nilai p = 0,000; OR = 50,25), pendidikan (nilai p = 0,000; OR = 46,00), dan tempat tinggal (nilai p = 0,000; OR = 13,75) dengan kesesuaian dalam pemilihan metode persalinan. Sedangkan usia tidak berhubungan signifikan (nilai p = 0,956; OR = 1,032). Semakin tinggi tingkat pengetahuan, pendidikan, tempat tinggal, maka semakin sesuai dalam menetapkan metode persalinan.
Copyrights © 2026