Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman dan kepedulian penerapan green accounting pada UMKM peternakan ayam broiler di Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasilnya menunjukkan bahwa pemahaman pelaku usaha masih sangat sederhana dan pragmatis, berfokus pada penghitungan untung rugi dasar tanpa memperhitungkan resiko kematian pada ternak serta belum mengklasifikasikan biaya secara mendetail. Meskipun, ada kesadaran akan tanggung jawab terhadap lingkungan dalam upaya pencegahan seperti sanitasi dan vaksinasi yang penerapannya belum konsisten akibat keterbatasan pengetahuan dan kemampuan. Di sisi lain, kepedulian lingkungan yang ditunjukkan melalui upaya pengolahan limbah masih bersifat parsial dan belum terintegrasi secara penuh dalam operasional usaha. Faktor prioritas pertumbuhan ternak, keterbatasan solusi teknis, rendahnya permintaan pupuk dan ketergantungan pada pakan jadi menjadi kendala bagi pelaku usaha. Dengan demikian, implementasi green accounting dan praktik peternakan berkelanjutan secara keseluruhan belum dapat diwujudkan secara optimal.
Copyrights © 2025