Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fondasi konseptual branding Islami berdasarkan nilai-nilai Islam dan mengevaluasi implementasinya dalam praktik bisnis kontemporer di Indonesia, sekaligus mengidentifikasi kesenjangan antara kerangka teori dan realitas lapangan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research) eksploratif melalui telaah jurnal ilmiah terindeks, buku akademik, laporan institusi, dan observasi tidak langsung terhadap brand-brand Islami yang beroperasi di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan adanya kesenjangan antara kerangka teori dan praktik di lapangan; mayoritas brand cenderung berhenti pada aspek simbolik seperti penggunaan logo bernuansa Islami dan sertifikasi halal, tanpa menginternalisasi nilai-nilai Islam secara menyeluruh dalam operasional bisnis. Kesenjangan tersebut terlihat dalam empat dimensi, yaitu nilai-simbolik, komunikasi-perilaku, kompetensi, dan regulasi. Temuan ini memberikan landasan teoritis dan panduan praktis bagi pelaku usaha dalam mengembangkan branding Islami yang substantif dan berkelanjutan. Penelitian ini berkontribusi secara orisinal dengan mengintegrasikan analisis kesenjangan empat dimensi branding Islami berbasis nilai tauhid, amanah, ihsan, maslahah, dan halal-thayyib dalam konteks bisnis Indonesia kontemporer, sekaligus merumuskan strategi penguatan implementasi yang belum dieksplorasi secara komprehensif oleh studi-studi sebelumnya.
Copyrights © 2026