Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik cair air leri terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman buncis (Phaseolus vulgaris L.). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember sampai dengan Februari 2026, bertempat di Kelurahan Kadolokatapi, Kecamatan Wolio, Kota Baubau, Provinsi Sulawesi Tenggara. Metode penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok yang terdiri dari 5 taraf perlakuan dan 3 kelompok sehingga diperoleh 15 unit perlakuan. Pengamatan meliputi tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), berat segarbuah (g) dan jumlah polong per tanaman. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemberian pupuk organik cair air leri berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman buncis pada umur 10 MST dan jumlah polong pertanaman pada umur 12 MST, namun tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah daun dan berat segar buah. Perlakuan D2 (40 ml POC air leri/tanaman) memberikan hasil terbaik terhadap pertumbuhan tinggi tanaman buncis dengan rerata tinggi tanaman 341,00 cm pada umur 10 MST. Perlakuan D4 (80 ml POC air leri/tanaman) memberikan hasil terbaik terhadap produksi jumlah polong pertanaman buncis dengan rerata 8,33 polong pertanaman pada umur 12 MST, berbeda nyata dengan perlakuan kontrol (D0) yang hanya menghasilkan rerata 5,00 polong pertanaman.
Copyrights © 2026