Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan bibit vanili terhadap kombinasi pupuk kandang sapi dan pupuk NPK. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari-April 2023 dan bertempat di Kebun Percobaan Program Studi Agroteknologi di Kelurahan Ngkaring-Ngkari, Kecamatan Bungi, Kota Baubau. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan 5 taraf perlakuan yaitu: P0 = 0 atau tanpa pukan sapi + 142 gram NPK/polibag-1 , P2 = 30 gram pukan sapi/polibeg-1 + 113,6 gram NPK/polibag-1, P3 = 60 gram pukan sapi/polibag-1+ 85,2 gram NPK/polibeg-1, P4 = 90 gram pukan sapi/polibag-1+ 56,8 gram NPK/polibag-1, P5 = 120 gram pukan sapi/polibag-1+ 28,4 gram NPK/polibag-1. Parameter yang diamati meliputi tinggi tunas, jumlah daun, dan diameter tunas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian campuran pupuk kandang dan pupuk NPK pada dosis tertentu dapat secara optimal meningkatkan pertumbuhan tinggi tunas, jumlah daun, dan diameter tunas bibit vanili. Perlakuan P4, yang menggunakan lebih banyak pupuk kandang dan pupuk NPK dibandingkan perlakuan lainnya, menghasilkan pertumbuhan yang lebih baik. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya memilih dosis yang tepat untuk mendorong pertumbuhan bibit tanaman vanili.
Copyrights © 2026