Jurnal Pertanian Terpadu
Vol 14 No 1 (2026): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid XIV Nomor 1 Juni 2026

Keanekaragaman, Dominansi, dan Distribusi Lebah Tanpa Sengat (Meliponini) Pada Berbagai Tipe Habitat Di Desa Karangan Hilir, Kabupaten Kutai Timur

Arbain Arbain (Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur)
Mufti Perwira Putra (Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur)
Veronika Murtinah (Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur)



Article Info

Publish Date
27 Jun 2026

Abstract

Lebah tanpa sengat (Meliponini) memiliki peran penting sebagai penyerbuk dan penghasil hasil hutan bukan kayu yang bernilai ekologis dan ekonomis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keanekaragaman, dominansi, dan pola distribusi lebah tanpa sengat pada berbagai tipe habitat di Desa Karangan Hilir, Kabupaten Kutai Timur. Pengamatan lapangan dilakukan pada bulan Maret hingga Juni 2024 di enam tipe habitat, yaitu hutan karst, hutan sekunder, kebun kakao, kebun sawit, kebun karet, dan pemukiman. Analisis data menggunakan indeks keanekaragaman Shannon-Wiener (H’), indeks dominansi Simpson (D), indeks kemerataan (E), dan indeks distribusi Morisita (Iδ). Hasil penelitian menunjukkan terdapat 7 spesies dengan total 53 koloni, dengan Heterotrigona itama sebagai spesies yang paling dominan. Nilai keanekaragaman tergolong rendah pada seluruh habitat (H’ < 1), yang menunjukkan keterbatasan variasi spesies. Nilai dominansi relatif rendah, namun H. itama menunjukkan kecenderungan dominansi terutama pada habitat pemukiman. Sebagian besar spesies memiliki pola distribusi mengelompok yang mencerminkan preferensi habitat dan ketersediaan sumber daya. Hasil ini menegaskan pentingnya variasi habitat dalam membentuk struktur komunitas Meliponini serta menjadi dasar ilmiah bagi upaya konservasi dan pengembangan budidaya lebah tanpa sengat secara berkelanjutan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jpt

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Jurnal Pertanian Terpadu merupakan jurnal ilmiah yang memuat hasil - hasil penelitian bidang pertanian dalam skala luas yang mencakup bidang agroteknologi, kehutanan, kelautan, perikanan, agribisnis serta ...