Budaya organisasi yang kuat, dibentuk oleh kepemimpinan yang efektif, dapat menjadi pendorong utama dalam meningkatkan kinerja instansi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan nilai-nilai budaya kepasundanan di Museum Sri Baduga serta menganalisis pengaruhnya terhadap kinerja keuangan instansi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi literatur. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi langsung, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya kepasundanan yang diterapkan melalui nilai disiplin, tanggung jawab, keramahan, dan pelestarian budaya Sunda mampu mendukung peningkatan kedisiplinan pegawai, kualitas pelayanan publik, transparansi pengelolaan keuangan, serta memperkuat citra positif museum di masyarakat. Dengan demikian, integrasi nilai budaya lokal ke dalam sistem organisasi birokrasi tidak hanya memperkuat identitas lembaga, tetapi juga terbukti efektif dalam meningkatkan efisiensi operasional dan akuntabilitas keuangan instansi publik.
Copyrights © 2026