Latar Belakang: Diabetes melitus tipe II merupakan penyakit kronis yang memerlukan pengelolaan diri jangka panjang. Self-efficacy berperan penting dalam membantu pasien mengatur diet, aktivitas fisik, dan kepatuhan pengobatan sehingga berdampak pada kualitas hidup.Metode: Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara self-efficacy dan kualitas hidup pasien diabetes melitus tipe II di wilayah kerja Puskesmas Tipar Kota Sukabumi. Desain yang digunakan adalah cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif. Sampel terdiri dari 58 responden yang dipilih melalui simple random sampling dari populasi 134 pasien. Instrumen penelitian meliputi Diabetes Management Self-Efficacy Scale (DMSES) dan WHOQOL-BREF. Analisis data menggunakan uji Chi-Square.Hasil: Terdapat hubungan signifikan antara self-efficacy dan kualitas hidup (p = 0,000). Seluruh responden dengan self-efficacy baik memiliki kualitas hidup baik (100%), sedangkan responden dengan self-efficacy kurang menunjukkan kualitas hidup cukup (100%).Kesimpulan: Self-efficacy berpengaruh terhadap kualitas hidup pasien diabetes melitus tipe II. Edukasi berkelanjutan dan dukungan psikososial dari tenaga kesehatan diperlukan untuk meningkatkan keyakinan diri pasien dalam mengelola penyakit
Copyrights © 2026