Latar Belakang: Air Susu Ibu (ASI) eksklusif selama enam bulan pertama penting bagi kesehatan ibu dan bayi. Namun, ibu bekerja sering menghadapi hambatan berupa keterbatasan waktu, tuntutan pekerjaan, dan dukungan lingkungan yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pengalaman ibu bekerja dalam mempertahankan ASI eksklusif.Metode: Penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Data diperoleh melalui wawancara mendalam pada ibu bekerja yang berhasil memberikan ASI eksklusif dan dianalisis secara tematik berdasarkan tingkat individu, interpersonal, organisasi, dan komunitas.Hasil: Keberhasilan ASI eksklusif dipengaruhi motivasi, kepercayaan diri, dukungan keluarga, serta dukungan organisasi seperti fasilitas laktasi dan fleksibilitas waktu kerja. Hambatan utama meliputi beban kerja tinggi, jadwal kerja yang tidak fleksibel, kebijakan tempat kerja yang kurang mendukung, serta norma komunitas yang tidak mendukung menyusui.Kesimpulan: Praktik ASI eksklusif pada ibu bekerja dipengaruhi interaksi faktor personal dan dukungan struktural. Ketidaksesuaian antara tuntutan pekerjaan dan kebutuhan menyusui dapat menurunkan keberhasilan ASI eksklusif.
Copyrights © 2026