Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal
Vol. 17 No. 1 (2026): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal

Analisis faktor risiko leptospirosis pada pekerja pelabuhan perikanan berdasarkan leptospirosis occupational risk score

Triadi Anugerah (Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu & Teknologi Kesehatan, Universitas Jenderal Achmad Yani)
Suhat Suhat (Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu & Teknologi Kesehatan, Universitas Jenderal Achmad Yani)
Budiman Budiman (Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu & Teknologi Kesehatan, Universitas Jenderal Achmad Yani)
Novie E. Mauliku (Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu & Teknologi Kesehatan, Universitas Jenderal Achmad Yani)
Dyan K. Nugrahaeni (Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu & Teknologi Kesehatan, Universitas Jenderal Achmad Yani)



Article Info

Publish Date
16 Jun 2026

Abstract

Latar Belakang: Leptospirosis merupakan masalah kesehatan kerja yang penting di lingkungan pelabuhan perikanan. Surveilans vektor menunjukkan 50% tikus di PPN Palabuhanratu positif Leptospira, sementara kajian epidemiologi berbasis risiko pada pekerja di lokasi ini belum tersedia sebagai dasar intervensi pencegahan yang kontekstual.Metode: Penelitian cross-sectional melibatkan 216 pekerja. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dinilai menggunakan Leptospirosis Occupational Risk Score (LORS), dianalisis dengan uji chi-square dan regresi logistik multivariat.Hasil:. Terdapat hubungan antara tingkat risiko leptospirosis dengan jenis kelamin (0,001), tingkat pendidikan (0,001), jenis pekerjaan (0,001),  riwayat luka terbuka (0,001), pengetahuan (0,002), dan sikap pencegahan (0,001). Analisis multivariat mengidentifikasi bahwa pendidikan rendah (OR=10,83) sebagai prediktor dominan tingkat risiko leptospirosis tinggi.Kesimpulan: Tingkat risiko leptospirosis pada pekerja pelabuhan perikanan dipengaruhi oleh kombinasi faktor demografis, pekerjaan, dan perilaku. Penguatan perlindungan kerja, manajemen luka, dan edukasi kesehatan yang terarah diperlukan untuk menurunkan risiko paparan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

stikku

Publisher

Subject

Health Professions Nursing Public Health

Description

Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal (E-ISSN 2623-1204) (P-ISSN 2252-9462) adalah jurnalilmiah (e-journal) yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi setiap enam bulan sekali, yaitu pada bulan Juni dan Desember (2 isu per tahun). ...