Latar Belakang: Speech delay merupakan gangguan perkembangan yang dapat menghambat kemampuan komunikasi, interaksi sosial, dan proses belajar anak. Penggunaan gawai berlebihan pada usia dini diduga meningkatkan risiko keterlambatan bicara dan bahasa akibat berkurangnya interaksi dengan orang tua. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan penggunaan gawai dengan kejadian speech delay pada anak usia 18–60 bulan di wilayah kerja UPTD Puskesmas Karang Tengah Kota Sukabumi.Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif korelasional. Sampel penelitian terdiri dari 260 ibu yang memiliki anak usia 18–60 menggunakan teknik cluster random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Somers’d untuk mengetahui hubungan antara penggunaan gawai dan keterlambatan perkembangan bicara dan bahasa pada anak.Hasil: Terdapat hubungan penggunaan gawai dengan keterlambatan perkembangan bicara dan bahasa pada anak usia 18–60 bulan dengan nilai p = 0,000.Kesimpulan: Terdapat hubungan penggunaan gawai dengan keterlambatan perkembangan bicara dan bahasa pada anak usia 18–60 bulan.
Copyrights © 2026