Latar Belakang: Laporan prevalensi anemia global menyebutkan bahwa diperkirakan 1,92 miliar orang mengalami anemia termasuk 31,2% wanita. Pada tahun 2022, prevalensi anemia di Kabupaten Cirebon sebesar 7,17% dan tahun 2023 mengalami penurunan menjadi 4,37%.Metode: penelitian ini deskriptif analitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Subjek penelitian ini adalah remaja putri, sampel yang digunakan yaitu 100 responden.Hasil: Berdasarkan hasil uji Rank Spearman diperoleh adanya hubungan antara pengetahuan (p-value 0,000), sikap (p-value 0,000), dukungan teman sebaya (p-value 0,002), sumber informasi (p-value 0,025), jarak ke fasilitas pelayanan kesehatan (p-value 0,032) dengan upaya pencegahan anemia saat menstruasi pada remaja putri di SMP Al Washliyah Kabupaten Cirebon 2025. Variabel pengetahuan merupakan variabel paling dominan yang berhubungan dengan upaya pencegahan anemia saat menstruasi (OR=10,191).Kesimpulan: Maka dari itu, disarankan untuk mengadakan pemeriksaan hemoglobin (Hb) atau status gizi secara berkala di sekolah. Selain itu, meningkatkan literasi kesehatan melalui kegiatan sekolah.
Copyrights © 2026