Latar Belakang: Stunting adalah kegagalan tumbuh kembang yang disebabkan oleh kekurangan gizi kronis. Berdasarkan data Puskesmas Astanagarib Kota Cirebon tahun 2025, terdapat 38 balita stunting di Kelurahan Pekalipan.Metode: Jenis penelitian analitik observasional dengan desain cross sectional. Populasi berjumlah 213 orang. Digunakan teknik sampling stratified simple random sampling diperoleh 153 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan univariat, bivariat dengan dan analisis multivariat.Hasil: Analisis bivariat menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pendidikan ibu (p value = 0,027), umur ibu saat melahirkan (p value = 0,007), berat badan lahir (p value = 0,015), ASI eksklusif (p value = 0,028), riwayat penyakit infeksi (p value = 0,036), pola pemberian makan (p value = 0,018) dan berat badan lahir merupakan faktor dominan kejadian stunting di Kelurahan Pekalipan Kota Cirebon 2025.Kesimpulan: Pendidikan ibu, usia ibu saat melahirkan, berat badan lahir, ASI eksklusif, riwayat penyakit infeksi, dan pola pemberian makan merupakan determinan stunting di Kelurahan Pekalipan Kota Cirebon tahun 2025.
Copyrights © 2026