Latar Belakang: Mahasiswa profesi ners rentan mengalami depresi, kecemasan, dan stres akibat tuntutan akademik serta praktik klinik. Religiusitas berpotensi menjadi faktor protektif terhadap kesehatan mental, namun hubungannya pada mahasiswa profesi ners di institusi berbasis keagamaan masih belum banyak diteliti. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan religiusitas dengan depresi, kecemasan, dan stres pada mahasiswa profesi ners Universitas Klabat.Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional pada 85 mahasiswa profesi ners yang dipilih dengan menggunakan total sampling. Instrumen yang digunakan yaitu Centrality of Religiosity Scale (CRS-15) dan Depression Anxiety Stress Scale (DASS-21). Analisis data menggunakan uji Pearson Correlation.Hasil: Sebagian besar responden memiliki religiusitas tinggi (52,9%). Mayoritas responden berada pada kategori kecemasan sedang hingga sangat berat, sedangkan depresi dan stres didominasi kategori normal. Hasil uji korelasi menunjukkan tidak terdapat korelasi antara religiusitas dengan depresi (p=0,341), kecemasan (p=0,756), maupun stres (p=0,673).Kesimpulan: Religiusitas tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan depresi, kecemasan, dan stres pada mahasiswa profesi ners. Disarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut tentang kondisi psikologis mahasiswa seperti tekanan akademik, praktik klinik, dan kemampuan coping individu.
Copyrights © 2026