Latar Belakang: Masalah emosional remaja merupakan masalah kesehatan mental yang dapat memengaruhi perkembangan psikologis, sosial, dan akademik. Salah satu faktor yang berperan adalah pola asuh orang tua, yang memengaruhi kemampuan remaja dalam mengelola emosi, beradaptasi, dan menghadapi tuntutan perkembangan. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara pola asuh orang tua dan masalah emosional siswa SMP.Metode: Design penelitian kuantitatif analitik cross-sectional. Sampel sebanyak 82 siswa kelas IX yang dipilih menggunakan teknik total sampling . Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner Parenting Authority Questionnaire (PAQ) dan Strengths and Difficulties Questionnaire (SDQ). Analisis bivariat menggunakan uji Chi-square.Hasil: Remaja yang memperoleh pola asuh demokratis sebagian besar memiliki kondisi emosional normal (78,9%), sedangkan remaja dengan pola asuh otoriter sebagian besar memiliki kondisi emosional abnormal (71,4%). Hasil uji Chi-square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua dan masalah emosional remaja (p=0,000).Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua dengan masalah emosional remaja.
Copyrights © 2026