Pendahuluan/Tujuan Utama: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pertumbuhan penjualan dan Corporate Social Responsibility (CSR) terhadap kinerja keuangan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2021–2024. Permasalahan Penelitian: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih beragamnya kondisi keuangan BUMN di Indonesia, di mana sebagian perusahaan mampu menunjukkan kinerja keuangan yang baik, sementara sebagian lainnya masih menghadapi permasalahan seperti tingginya tingkat utang dan rendahnya profitabilitas. Kebaruan (Novelty): Kebaruan penelitian terletak pada pengintegrasian variabel pertumbuhan penjualan dan pengungkapan CSR dalam menganalisis kinerja keuangan BUMN menggunakan pendekatan data panel pada periode terkini, sehingga mampu memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai pengaruh faktor ekonomi dan sosial terhadap kinerja perusahaan. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik purposive sampling terhadap 15 perusahaan BUMN yang terdaftar di BEI selama periode 2021–2024, sehingga diperoleh 60 unit observasi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dengan bantuan perangkat lunak EViews 12. Temuan/Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan penjualan positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan. Sebaliknya, pengungkapan CSR tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan secara parsial. Namun, secara simultan pertumbuhan penjualan dan CSR terbukti berpengaruh terhadap kinerja keuangan. Kesimpulan: Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kinerja keuangan BUMN tidak hanya ditentukan oleh kemampuan perusahaan dalam meningkatkan pendapatan, tetapi juga dipengaruhi oleh sinergi antara aspek ekonomi dan tanggung jawab sosial perusahaan. Oleh karena itu, implementasi CSR perlu diintegrasikan dengan strategi bisnis dan efisiensi operasional agar dapat memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi Perusahaan.
Copyrights © 2026