Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komunikasi dan kompetensi terhadap kinerja pegawai pada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan verifikatif. Populasi penelitian berjumlah 483 responden yang terdiri atas pedagang kaki lima di Pasar Padalarang dan Pasar Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan inferensial untuk menguji pengaruh komunikasi dan kompetensi terhadap kinerja Satpol PP dalam penegakan Peraturan Daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel komunikasi memperoleh skor rata-rata 261 (kategori cukup baik), kompetensi 261,8 (kategori cukup baik), dan kinerja 282,3 (kategori baik). Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa komunikasi dan kompetensi berpengaruh positif dan signifikan, baik secara parsial maupun simultan, terhadap kinerja Satpol PP dalam penegakan Peraturan Daerah di Kabupaten Bandung Barat.
Copyrights © 2024