Latar Belakang: Nelayan merupakan pekerja sektor informal yang berisiko tinggi mengalami kecelakaan kerja dan gangguan kesehatan akibat kerja. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pelaksanaan Program Pos Upaya Kesehatan Kerja pada nelayan pesisirMetode: Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dengan melibatkan 6 informan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan penelaahan dokumen.Hasil: Program Pos Upaya Kesehatan Kerja pada kelompok nelayan telah berjalan dengan melibatkan 5 kader aktif dan 35–50 nelayan binaan. Meskipun pelayanan promotif, preventif, dan kuratif sederhana telah dilaksanakan, program masih terkendala keterbatasan frekuensi, APD, sarana prasarana, pembinaan kader, serta belum terlaksananya pelayanan rehabilitatif.Kesimpulan: Pelaksanaan Program Pos Upaya Kesehatan Kerja pada nelayan pesisir masih memerlukan penguatan pada aspek pelayanan kesehatan kerja, penggunaan alat pelindung diri, pembinaan kader, serta penyediaan sarana dan prasarana agar program dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan
Copyrights © 2026