Penulisan diagnosis oleh dokter merupakan unsur penting dalam catatan medis yang menjadi dasar proses pengkodean. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara penulisan diagnosis oleh dokter dan penyelesaian pengkodean catatan medis rawat jalan. Metode penelitian menggunakan korelasi dengan desain retrospektif, dengan instrumen daftar periksa untuk pengumpulan data. Sampel terdiri dari 100 catatan medis rawat jalan dari Desember 2023 hingga Februari 2024. Analisis data menggunakan uji statistik Kendall's tau untuk menunjukkan hubungan yang signifikan antara penulisan diagnosis dan penyelesaian pengkodean catatan medis rawat jalan (p<0.05). Hasil menunjukkan nilai signifikansi <0.001 dan rasio peluang 66,7. Hal ini berarti penulisan diagnosis oleh dokter dapat mempengaruhi penyelesaian pengkodean hingga 66,7 kali lipat. Faktor lain yang dapat mempengaruhi penyelesaian pengkodean adalah beban kerja petugas rekam medis dan diagnosis yang kosong atau tidak diisi pada kolom diagnosis di sistem. Disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara penulisan diagnosis oleh dokter dan penyelesaian pengkodean rekam medis rawat jalan. Rekomendasi dari studi ini meliputi pengecekan ulang hasil pemeriksaan oleh petugas pengkodean, standarisasi penulisan diagnosis sesuai dengan terminologi medis seperti ICD-10 dan SNOMED-CT, serta evaluasi rutin akurasi penulisan diagnosis, SPO, dan buku singkatan diagnosis standar
Copyrights © 2026