Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara panjang, lebar, dan berat total Anadara Antiquata yang berasal dari alam dan hasil tangkapan di Perairan Pulau Tunda dan Karang Antu, Kabupaten Serang, Banten. Sampel alami dikumpulkan menggunakan transek 50×50 cm, sedangkan sampel tangkapan diperoleh dari pasar Karangantu. Pengukuran morfometrik meliputi panjang, lebar, tinggi kanan, tinggi kiri, berat total, dan berat daging menggunakan perangkat lunak ImageJ dan timbangan digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran cangkang dan berat tubuh Anadara Antiquata saling berkaitan dengan pola pertumbuhan yang proporsional dan stabil pada kedua kelompok. Hanya tinggi cangkang kiri (HLV) yang menunjukkan perbedaan nyata antara kerang di alam dan hasil tangkapan. Temuan ini memberikan wawasan mengenai dinamika pertumbuhan Anadara antiquata yang dapat digunakan untuk perlindungan sumber daya alam perairan Indonesia. Kata kunci : Anadara antiquata, morfometrik, Pulau Tunda, kerang bulu, pertumbuhan
Copyrights © 2026