Pembelajaran konvensional yang hanya mengandalkan metode ceramah semakin terbukti tidak mampu mengakomodasi kebutuhan generasi digital dalam memahami materi yang bersifat abstrak, terutama dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep merumuskan media pembelajaran secara sistematis dalam kerangka desain pembelajaran, mengidentifikasi langkah-langkah perumusan media yang tepat, serta menelaah prinsip-prinsip pemilihan media berdasarkan karakteristik tujuan, materi, dan peserta didik. Melalui kajian literatur kritis terhadap teori ciri-ciri media menurut Gerlach dan Ely, penelitian ini menemukan bahwa media pembelajaran memiliki tiga ciri strategis: fiksatif, manipulatif, dan distributif, yang menjadikannya bukan sekadar alat bantu, melainkan komponen integral dalam sistem pembelajaran. Hasil analisis menunjukkan bahwa perumusan media yang berbasis analisis kebutuhan pembelajaran mampu menjembatani penyampaian nilai-nilai keislaman secara lebih konkret, efektif, dan bermakna, sekaligus mendukung pencapaian kompetensi kognitif, afektif, dan psikomotorik secara holistik.
Copyrights © 2026