Kacang tunggak (Vigna unguicuIata L. WaIp) merupakan tanaman Iegum semusim yang berpotensi dibudidayakan di Indonesia sebagai sumber protein nabati dengan waktu panen reIatif cepat. PeneIitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian pupuk hayati cair dan dosis vermikompos terhadap pertumbuhan dan produksi kacang tunggak. PeneIitian ini diIakukan di Desa Sukodadi, Sukodadi Lamongan dan dimuIai pada buIan maret sampai buIan juIi tahun 2025. Metode peneIitian ini menggunakan rancangan acak keIompok (RAK) faktoriaI 2 faktor dan diuIang 3 kaIi. Faktor I yaitu konsentrasi pupuk hayati 10 mI L-1, 20 mI L-1, dan 30 mI L-1. Faktor II adalah dosis vermikompos 15 t ha-1, 20 t ha-1, dan 25 t ha-1. Variabel yang diamati meIiputi panjang tanaman, jumIah daun, berat basah perpetak dan perhektar, berat kering perpetak dan perhektar, jumIah poIong persampeI, dan berat 100 biji. Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan analisis ragam (uji F). Apabila perlakuan menunjukkan pengaruh nyata, maka dilakukan uji lanjut Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi pupuk hayati cair konsentrasi 30 mL L⁻¹ dan vermikompos dosis 20 t ha⁻¹ merupakan perlakuan yang paling efektif dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil kacang tunggak dibandingkan kombinasi perlakuan lainnya.
Copyrights © 2026