Porang (Amorphophallus muelleri) merupakan tanaman umbi-umbian yang strategis untuk dikembangkan. Ketersediaan bibit porang yang berkualitas masih sangat terbatas sehingga diperlukan kajian tentang pengadaan bibit porang. Salah satu upaya yang perlu dilakukan yaitu dengan optimasi media tanam. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis media tanam yang optimal untuk pertumbuhan tunas bulbil porang. Penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus sampai dengan Oktober 2024 di lahan Politeknik Negeri Jember. Percobaan dirancang dengan menggunakan RAL (Rancangan Acak Lengkap) non faktorial yang terdiri dari 12 taraf perlakuan berbagai media tanam yang diulang sebanyak 3 kali. Variabel pengamatan yang dilakukan adalah waktu muncul tunas, tinggi tunas, diamerter tunas dan panjang akar. Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan ANOVA dengan uji lanjut yaitu DMRT. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan kombinasi media tanam arang sekam 15% + cocopeat 15% + top soil 70% memberikan pengaruh signifikan pada kedinian tunas (6 hari) lebih cepat daripada perlakuan lainnya. Pada perlakuan kombinasi media tanam arang sekam 25% + top soil 50% + pupuk kotoran kambing 25% memberikan pengaruh signifikan pada tinggi tunas (29 cm) dan diameter tunas (12,23 mm).
Copyrights © 2026