Kanker serviks merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang masihmenjadi perhatian global. Penyakit ini sebagian besar disebabkan oleh infeksi HumanPapillomavirus (HPV) dan memiliki angka kejadian serta kematian yang masih tinggi. Upayapencegahan melalui deteksi dini menggunakan pemeriksaan Pap Smear dan Inspeksi Visual denganAsam Asetat (IVA) terbukti efektif dalam menemukan lesi prakanker sehingga dapat menurunkanmorbiditas dan mortalitas akibat kanker serviks. Meskipun demikian, cakupan skrining masihrendah karena dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti rendahnya pengetahuan masyarakat,keterbatasan akses terhadap pelayanan kesehatan, serta kekhawatiran terhadap hasil pemeriksaan.Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhiperilaku perempuan dalam melakukan deteksi dini kanker serviks serta berbagai hambatan yangmemengaruhi partisipasi mereka dalam program skrining.
Copyrights © 2026