Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia masih tergolong tinggi, dengan salah satu penyebab utamanya adalah keterlambatan dalam mendeteksi dan menangani faktor risiko persalinan sejak dini. Upaya deteksi dini di tingkat masyarakat masih menghadapi kendala berupa keterbatasan pengetahuan, akses informasi, dan keterampilan dalam mengenali tanda bahaya kehamilan. Kader Puskesmas Tanjuanganom sebagai mitra strategis berbasis komunitas memiliki potensi besar dalam mendukung upaya promotif dan preventif, namun kapasitas mereka dalam melakukan deteksi dini risiko persalinan masih belum optimal.
Copyrights © 2026