Latar Belakang: Diare merupakan peningkatan frekuensi buang air besar akibat infeksi yang sering terjadi dan berulang pada balita karena rendahnya pengetahuan, sikap, dan keterampilan ibu. Edukasi kesehatan dengan metode ceramah dan PowerPoint sering kurang menarik sehingga informasi belum tersampaikan dengan baik. Oleh karena itu, media edukasi diare berbasis audiovisual yang lebih menarik dan mudah dipahami. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh media edukasi diare berbasis audiovisual dibandingkan PowerPoint terhadap peningkatan pengetahuan, sikap, dan keterampilan ibu dalam mencegah diare berulang pada balita di Puskesmas Cilongok II.Metode: Pendekatan kuantitatif dengan design quasi experiment dan two group pre and post test design. Teknik sampling cluster random sampling, berdasarkan desa domisili. Jumlah sampel menggunakan rumus slovin sehingga diperoleh 80 ibu balita sebagai responden. Analisis data menggunakan uji wilcoxon signed ranks test dan uji friedman.Hasil: Hasil analisis statistik kelompok eksperimen berdasarkan uji friedman memperoleh nilai p value 0,000 (< 0,05) dengan nilai chi-square 154,302. Sementara itu, kelompok kontrol juga memperoleh nilai p value sebesar 0,000 (< 0,05) dengan nilai chi-square 130,774.Kesimpulan: Terdapat perbedaan efektivitas signifikan antara media audiovisual dibandingkan media PowerPoint, media edukasi diare berbasis audiovisual lebih efektif terhadap peningkatan pengetahuan, sikap dan keterampilan ibu dalam upaya mencegah diare berulang pada balita.
Copyrights © 2026