Latar Belakang: Meningkatnya prevalensi diabetes melitus pada kelompok usia produktif berpotensi menurunkan kualitas hidup, produktivitas kerja, meningkatkan beban pembiayaan kesehatan sehingga identifikasi faktor yang berhubungan dengan kejadian diabetes melitus menjadi dasar penting dalam penyusunan strategi pencegahan dan deteksi dini yang lebih efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian Diabetes Melitus pada usia produktif di wilayah tersebut.Metode: Jenis penelitian ini adalah Analitik Deskriptif dengan desain Cross Sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik Accidental Sampling sebanyak 110 responden. Analisis data menggunakan analisis univariat, bivariat dengan uji Chi-Square, dan multivariat dengan uji Regresi Logistik Biner.Hasil: Hasil uji Chi-Square menunjukkan adanya hubungan antara Jenis Kelamin (p=0,016), Pola Makan (p=0,012), Genetik (p=0,001), dan Tingkat Stres (p=0,026) dengan kejadian Diabetes Melitus. Tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara Aktivitas Fisik (p=0,280) dan Status Merokok (p=0,692) dengan kejadian Diabetes Melitus.Kesimpulan: Faktor genetik menjadi faktor yang paling dominan mempengaruhi kejadian penyakit tersebut di wilayah kerja Puskesmas Tomo.
Copyrights © 2026