Latar Belakang: Kelelahan postpartum merupakan masalah klinis keperawatan yang penting karena dapat mengganggu pemulihan ibu, kualitas tidur, proses menyusui, stabilitas emosi, serta interaksi ibu dan bayi. Foot Massage merupakan intervensi yang sederhana, berbiaya rendah, relatif aman, belum pernah dilakukan di RSUD Purbalingga namun bukti efektivitasnya terhadap kelelahan ibu postpartum pada setting rumah sakit di Indonesia masih terbatas. Tujuan dari Penelitian ini dalah untuk menganalisa pengaruh Foot Massage terhadap kelelahan ibu postpartum.Metode: Desain kuasi-eksperimental pretest dan posttest dengan kelompok kontrol untuk meneliti hubungan antara Foot Massage dan tingkat kelelahan ibu pascapersalinan. Populasi penelitian meliputi semua nifas di Ruang Bougenville di RSUD Purbalingga, dengan total 40 pasien selama periode Agustus-Oktober 2025 dengan 20 kelompok intervensi dan 20 kelompok kontrol. Instrumen yang digunakan adalah PFS untuk mengukur skala kelelahan.Hasil: Terdapat perbedaan signifikan pada tingkat kelelahan pada kelompok eksperimen (Pijat Kaki) dengan nilai P (0,001), dan setelah membandingkan tingkat kelelahan kelompok Pijat Kaki dengan kelompok control terbukti dari median skor kelelahan sesudah intervensi pada kelompok Foot Massage lebih rendah dibandingkan kelompok kontrol [7 (7-48) vs. 25 (1-30)].Kesimpulan: Kelompok pijat kaki lebih efektif dalam mengurangi tingkat kelelahan dengan nilai P (0,001).
Copyrights © 2026