Latar Belakang: Mobilisasi dini merupakan intervensi penting untuk mempercepat pemulihan dan mencegah komplikasi pasca sectio caesarea, namun kepatuhan pasien dalam melaksanakannya masih belum optimal. Hingga saat ini, belum tersedia data lokal di RSUD Prambanan yang menjelaskan hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan mobilisasi pasien pasca operasi sectio caesarea, sehingga penelitian ini perlu dilakukan sebagai dasar pengembangan asuhan keperawatan berbasis keluarga. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian ini yaitu pasien pasca operasi sectio caesarea yang menjalani perawatan di Ruang Nifas RSUD Prambanan. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling sebanyak 58 orang. Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen kuesioner dukungan keluarga dan kepatuhan mobilisasi. Data dianalisis menggunakan uji statistik Kendall Tau.Hasil: Hasil identifikasi variabel penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pasien pasca tindakan sectio caesarea mendapatkan dukungan keluarga dalam kategori baik (60,3%) dengan tingkat kepatuhan mobilisasi pascaoperasi tergolong patuh (72,4%). Hasil analisis diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,022 dengan hasil korelasi 0,302 yang berarti bahwa keeratan hubungan antara kedua variabel tersebut lemah.Kesimpulan: terdapat hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan mobilisasi pasien pasca operasi sectio caesarea di Ruang Nifas RSUD Prambanan.
Copyrights © 2026