Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam menopang pertumbuhan ekonomi masyarakat di tingkat pedesaan. Namun, dalam realitasnya, pelaku usaha lokal sering kali menghadapi kendala klasik seperti ketidakjelasan identitas merek, keterbatasan jangkauan pemasaran digital, serta belum terpenuhinya legalitas hukum usaha. Program Kuliah Kerja Usaha (KKU) ini bertujuan untuk memberikan pendampingan komprehensif pada UMKM Kerupuk Gendar MakMur milik Ibu Murtatik di Desa Turusgede, Rembang. Langkah optimalisasi yang diterapkan meliputi peremajaan (redesain) logo, pembuatan banner fisik, digitalisasi pemasaran melalui platform Facebook dan Google Maps, pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) berbasis risiko, edukasi pembukuan keuangan sederhana serta pencatatan keuangan. Hasil dari kegiatan pendampingan ini menunjukkan adanya penguatan identitas visual, perluasan akses pasar, serta penataan manajemen administrasi vang lebih rapi dan berkekuatan hukum. Melalui penguatan aspek branding dan legalitas formal ini, UMKM Kerupuk Gendar MakMur diharapkan memiliki daya saing yang lebih kompetitif dan keberlanjutan usaha yang lebih terjamin.
Copyrights © 2026