Masa dewasa awal merupakan fase transisi yang sarat tantangan, baik dalam aspek psikososial maupun spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji prosedur konseling kelompok sebagai intervensi dalam menumbuhkan kesadaran spiritual dan kemampuan psikososial pada individu dewasa awal (18-40 tahun). Kajian ini menggunakan pendekatan deskriptif-analitis dengan menelaah tahapan prosedur konseling kelompok yang meliputi: tahap persiapan, pembentukan, peralihan, konsultan (working stage), dan terminasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa prosedur konseling kelompok yang terstruktur mampu menumbuhkan empati, kesadaran diri, nilai-nilai spiritual, dan keterampilan sosial anggota kelompok secara signifikan. Temuan simulasi yang dilakukan pada 6 April 2026 memperkuat bahwa dinamika kelompok menciptakan universalitas pengalaman, instalasi harapan, dan ruang refleksi spiritual yang tidak mudah dicapai melalui konseling individual. Konseling kelompok direkomendasikan sebagai pendekatan efektif dan efisien dalam pemberdayaan psikologis dan spiritual dewasa awal.
Copyrights © 2026