Traktor roda 4 merupakan salah satu alat mekanisasi pertanian yang sangat vital dalam mendukung produktivitas lahan skala besar. Keberhasilan operasional traktor roda 4 sangat bergantung pada ketersediaan bengkel perbaikan yang memadai dan terorganisir dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan merancang sistem perbengkelan traktor roda 4 yang mencakup peralatan bengkel, prosedur perbaikan, serta tata letak (layout) bengkel yang efisien dan ergonomis. Metode yang digunakan adalah studi literatur dan observasi lapangan terhadap beberapa bengkel traktor yang beroperasi di wilayah pertanian Jawa Tengah. Hasil kajian menunjukkan bahwa bengkel traktor roda 4 yang ideal harus dilengkapi dengan peralatan tangan (hand tools), peralatan bertenaga (power tools), peralatan pengangkat (lifting tools), peralatan ukur dan diagnostik, serta fasilitas pendukung. Sistem perbaikan yang diterapkan meliputi perawatan preventif berkala, perbaikan korektif, dan overhaul komprehensif pada sistem utama traktor. Tata letak bengkel yang direkomendasikan menggunakan pola aliran kerja linier dengan zona kerja terpisah untuk mesin, kelistrikan, hidrolik, dan area penyimpanan suku cadang. Luas minimal bengkel yang direkomendasikan adalah 300 m² untuk kapasitas 2-3 unit traktor secara bersamaan. Penerapan sistem perbengkelan yang terstruktur ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi waktu perbaikan hingga 40% dan memperpanjang umur operasional traktor roda 4 di sektor pertanian.
Copyrights © 2026