Pesatnya pertumbuhan industri kosmetik halal di Indonesia telah meningkatkan signifikansi label halal dan komunikasi digital konsumen dalam membentuk perilaku pembelian Generasi Z. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh label halal dan Electronic Word of Mouth (eWOM) terhadap minat beli produk kosmetik pada Generasi Z di Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linear berganda. Data dikumpulkan melalui kuesioner kepada 100 responden Generasi Z yang berdomisili di Kecamatan Pamulang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa label halal berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli (t hitung = 10,718 > t tabel 1,984; sig. 0,01 < 0,05) dengan koefisien regresi sebesar 0,404. eWOM juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli (t hitung = 11,009 > t tabel 1,984; sig. 0,01 < 0,05) dengan koefisien regresi sebesar 0,673. Secara simultan, kedua vaaariabel berpengaruh signifikan terhadap minat beli (F hitung = 119,990 > F tabel 3,09; sig. 0,000 < 0,05). Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,712 menunjukkan bahwa label halal dan eWOM mampu menjelaskan 71,2% variasi minat beli. eWOM terbukti sebagai variabel paling dominan (Beta = 0,600) dibandingkan label halal (Beta = 0,584). Temuan ini mengkonfirmasi kerangka Theory of Planned Behavior (TPB) dan memiliki implikasi strategis bagi pelaku industri kosmetik di era digital.
Copyrights © 2025