Produktivitas kangkung (Ipomoea reptans Poir.) di Kabupaten Lamandau menurun akibat rendahnya kesuburan tanah Ultisol yang bersifat masam dan miskin hara. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh kombinasi pupuk kandang sapi dan tandan kosong kelapa sawit (TKKS) terhadap pertumbuhan dan hasil kangkung serta menentukan dosis optimal. Penelitian dilaksanakan pada Desember 2024–Agustus 2025 di Lahan Percobaan Politeknik Lamandau menggunakan Rancangan Acak Kelompok faktorial. Perlakuan terdiri atas pupuk kandang sapi 25, 30, dan 35 ton ha-1 serta TKKS 10 dan 20 ton ha-1. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, berat segar dan kering tajuk, serta berat segar dan kering akar hingga 5 minggu setelah tanam. Hasil menunjukkan seluruh perlakuan berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan tanaman. Kombinasi 30 ton ha-1 pupuk kandang sapi dan 10 ton ha-1 TKKS memberikan hasil terbaik dan direkomendasikan untuk meningkatkan produktivitas kangkung pada tanah Ultisol.
Copyrights © 2026