Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengendalian kualitas pada proses painting di industri fabrikasi baja guna mengurangi tingkat kecacatan (defect) produk. Proses painting memiliki peranan penting dalam menentukan kualitas akhir produk karena berfungsi sebagai pelindung terhadap korosi sekaligus meningkatkan nilai estetika. Metode yang digunakan dalam Penelitian ini menerapkan rangkaian Seven Tools mencakup check sheet, histogram, Pareto diagram, control chart, scatter diagram, fishbone diagram, dan flowchart sebagai instrumen analisis untuk mengkategorikan tipe cacat dan mengungkap akar penyebabnya. Temuan mengungkapkan bahwa sejumlah cacat spesifik menjadi persoalan utama dalam proses painting, yaitu orange peel, sagging, blistering, peeling, dan pinholes. Faktor penyebab defect berasal dari aspek material, metode kerja, lingkungan kerja, serta surface preparation yang kurang optimal. Berdasarkan analisis yang dilakukan, usulan perbaikan difokuskan pada peningkatan standar operasional kerja, pengendalian lingkungan kerja, serta peningkatan kualitas material dan keterampilan operator. Dengan penerapan pengendalian kualitas yang terukur diproyeksikan mampu menurunkan frekuensi cacat dan meningkatkan standar kualitas produk secara menyeluruh.
Copyrights © 2026