Lean Thinking merupakan filosofi manajemen yang berfokus pada pengurangan pemborosan (waste) dan peningkatan nilai (value) bagi pelanggan. Dalam perkembangannya, pendekatan ini tidak hanya diterapkan pada sektor manufaktur, tetapi juga telah diadaptasi ke dalam lingkungan administratif melalui konsep Lean Office. Namun demikian, implementasi Lean Office konvensional masih terbatas pada lingkup internal organisasi dan belum sepenuhnya mampu mengakomodasi kompleksitas aliran informasi lintas perusahaan dalam rantai pasok. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kerangka Lean Office dalam perspektif rantai pasok dengan memanfaatkan pendekatan Modified Value Stream Mapping (VSM). Kerangka yang dikembangkan dirancang untuk memetakan aliran informasi antar stakeholder, baik internal maupun eksternal perusahaan, sehingga dapat mengidentifikasi pemborosan administratif seperti waiting, overprocessing, transportation, inventory, overproduction, dan defects. Metode penelitian yang digunakan adalah pengembangan model konseptual berbasis studi literatur dan validasi ahli melalui pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi Lean Office dengan perspektif rantai pasok memungkinkan visualisasi aliran informasi yang lebih komprehensif serta mampu mengurangi bottleneck administratif antar organisasi. Dengan demikian, kerangka yang diusulkan memberikan kontribusi dalam pengembangan sistem Lean Office yang lebih adaptif terhadap kebutuhan kolaborasi antar perusahaan dalam rantai pasok modern.
Copyrights © 2026