Pekerjaan rehabilitasi dinding pada Unit NPK 3 melibatkan rangkaian aktivitas berisiko tinggi, mulai dari persiapan material, pemotongan, pengeboran, dan fabrikasi, sandblasting dan painting, pemasangan scaffolding, pembongkaran dan pemasangan dinding, hingga pembongkaran scaffolding. Setiap tahapan pekerjaan tersebut berpotensi menimbulkan bahaya kerja yang dapat mengakibatkan kecelakaan apabila tidak dikendalikan secara sistematis. Penelitian Ini ditujukan untuk mengenali potensi bahaya serta mengukur tingkat risiko pada tiap tahapan paket pekerjaan dengan menerapkan metode Job Safety Analysis (JSA) dan Hazard Identification Risk Assessment (HIRA), serta merumuskan usulan tindakan pengendalian risiko. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi dasar penyusunan prosedur keselamatan kerja yang lebih efektif pada proyek sejenis.
Copyrights © 2026