Penelitian ini membahas proses penciptaan skenografi dalam tari kontemporer Konjo yang berakar pada riset artistik budaya masyarakat Kajang di Sulawesi Selatan, meliputi Kajang Dalam dan Kajang Pesisir. Melalui pendekatan practice based research dan kerangka dekonstruksi – rekonstruksi Jacques Derrida, elemen budaya, ruang, dan material ditafsir ulang sebagai jaringan makna yang dinamis. Proses kreatif melibatkan eksplorasi tubuh penari dengan material seperti batu, pasir, kayu, air, dan kain yang direkonstruksi dalam konfigurasi ruang pertunjukan melalui latihan kolaboratif. Hasil penelitian menunjukkan skenografi tidak sekadar latar visual, tetapi menjadi struktur aktif yang membentuk pola gerak, respons tubuh, dan pengalaman spasial penari misalnya penggunaan bebatuan sebagai medan aktif, pasir sebagai ruang transisi, dan air yang menantang keseimbangan. Kebaruan penelitian terletak pada posisi skenografi sebagai praktik rekonstruktif, yang dapat dipahami bahwa ruang dan material menjadi agen performatif. Penelitian ini menawarkan model penciptaan berbasis riset artistik dan eksplorasi budaya lokal serta peluang pengembangan lebih lanjut.
Copyrights © 2026