Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan biaya operasional, penjualan, dan laba bersih pada PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) berdasarkan laporan keuangan Kuartal I Tahun 2024 dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan analisis laporan keuangan. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa laporan keuangan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk yang dipublikasikan melalui Bursa Efek Indonesia. Teknik analisis meliputi analisis horizontal untuk mengidentifikasi perubahan nilai akun antarperiode serta analisis rasio keuangan menggunakan Net Profit Margin (NPM) dan Operating Expense Ratio (OER) untuk mengevaluasi profitabilitas dan efisiensi operasional perusahaan. Hasil analisis menunjukkan bahwa penjualan neto meningkat sebesar 12,07% dari Rp26.170 miliar menjadi Rp29.320 miliar, sedangkan total biaya operasional meningkat lebih tinggi, yaitu sebesar 28,51% dari Rp3.777 miliar menjadi Rp4.853 miliar. Meskipun laba bersih secara nominal meningkat sebesar 8,54% menjadi Rp890 miliar, Net Profit Margin mengalami penurunan dari 3,13% menjadi 3,04% dan Operating Expense Ratio meningkat dari 14,43% menjadi 16,55%. Temuan tersebut menunjukkan bahwa pertumbuhan penjualan diikuti oleh peningkatan laba bersih secara nominal, meskipun kenaikan biaya operasional yang lebih tinggi menyebabkan margin laba mengalami penurunan. Oleh karena itu, perusahaan perlu menjaga keseimbangan antara strategi peningkatan penjualan dan pengendalian biaya operasional guna mempertahankan kinerja keuangan yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026