Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kelima elemen pada teori fraud pentagon terhadap fraudulent laporan keuangan pada sub-industri produksi batu bara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama tahun 2022-2025. Sampel dipilih dengan metode purposive sampling dan data yang valid adalah 17 perusahaan. Teknik pengolahan data menggunakan analisis regresi berganda yang dibantu oleh program IBM SPSS Statistics edisi 29 dan Microsoft Excel 365. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa stabilitas keuangan mempunyai pengaruh positif terhadap fraudulent laporan keuangan, pergantian auditor memiliki pengaruh negatif terhadap fraudulent laporan keuangan, sedangkan target keuangan, tekanan eksternal, efektivitas pengawasan, sifat industri, perubahan direksi, dan jumlah foto CEO tidak memiliki pengaruh terhadap fraudulent laporan keuangan. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya kebijakan dan pengelolaan yang baik terhadap pelaporan kinerja operasional dan keuangan perusahaan disertai mekanisme pencegahan fraud bagi perusahaan serta kebijaksanaan dalam berinvestasi dengan dasar pengetahuan dan fundamental yang kuat dengan dengan tetap memerhatikan kemungkinan adanya kecurangan pada laporan keuangan perusahaan sebelum melakukan investasi bagi para investor.
Copyrights © 2026