KEMBARA
Vol 2, No 2 (2016): Oktober

MODEL ANALISIS WACANA KRITIS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MAHASISWA MENGANALISIS WACANA BERIDEOLOGI FEMINISME

Silaswati, Diana (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Oct 2016

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan model model Analisis Wacana Kritis (AWK) yang dapat mengungkap ideologi feminisme dalam pengkajian wacana yang dapat digunakan dalam kegiatan pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa menganalisis wacana berideologi feminisme. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dan metode kuantitatif (mixed method). Dari tahapan pertama penelitian diperoleh hasil bahwa model AWK berlandaskan tiga elemen spesifik teori feminis Chafetz cukup efektif untuk melakukan pengkajian ideologi feminisme dalam dwilogi novel "Saman dan Larung". Adapun hasil dari tahapan kedua adalah bahwa perencanaan dan pelaksanaan kegiatan pembelajaran pengkajian wacana menggunakan model AWK Ideologi Feminisme dan bahan ajarnya telah terukur dengan hasil cukup baik berdasarkan kriteria komponen kegiatan pembelajaran, yaitu tujuan, bahan, metode, media, pendekatan, dan evaluasi. Hasil uji-t menunjukkan nilai hitung (13,682) > tabel (2,021) dalam df=38, berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan mahasiswa menganalisis wacana berideologi feminisme sebelum diberi perlakuan dan sesudah diberi perlakuan.

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

KEMBARA

Publisher

Subject

Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

KEMBARA diterrbitkan sejak April 2015 oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Muhammadiyah Malang. KEMBARA memuat artikel hasil penelitian bahasa, sastra, dan pengajarannya, yang diterbitkan pada bulan April dan ...