Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat serta pengaruh inflasi terhadap nilai ekspor non-migas indonesia ke negara-negara tujuan utama selama periode 2020-2024. Fluktuasi dalam kinerja ekspor disebabkan oleh ketidak stasbilan ekonomi global pascapandemi dan ketidakpastian geopolitik yang menjadi dasr dalam penelitian ini. Metode yang ditetapkan adalah metode analisis regresi berganda dengen pendekatan Ordinary Least Squares (OLS) yang dioleh menggunakan software EViews 12. Data sekunder bulanan yang terdiri dari 60 observasi diambil dari badan Pusat Statistik (BPS) serta Bank Indonesia (BI). Hasil dari penelitian ini mengindikasikan bahwa nilai tukar rupiah memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap nilai ekspor non-migas indonesia. Sebaliknya, inflasi memberikan dampak yang negatif meskipun tidak signifikan terhadap nilai ekspor non-migas indonesia. Secara bersamaan, nilai tukar dan inflasi berpengaruh signifikan terhadap nilai ekspor non-migas dengan kemampuan menjelaskan variasi data sebesar 16.77%. Penemuan ini menunjukkan pentingnya menjaga kestabilan nilai tukar yang bersaing serta mengendalikan inflasi dalam negeri untuk meningkatkan daya saing produk ekspor non-migas indonesia di pasar global.
Copyrights © 2026