Stunting masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang memerlukan upaya edukasi berkelanjutan di tingkat komunitas, khususnya melalui kegiatan Posyandu. Permasalahan yang sering dijumpai adalah penyampaian informasi yang masih didominasi komunikasi verbal tanpa dukungan media visual yang terstruktur, sehingga berpotensi menurunkan pemahaman masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan peran sosialisasi stunting melalui pemanfaatan media komunikasi visual di Posyandu Desa Dauh Puri Kaja, Kecamatan Denpasar Utara, Kota Denpasar, Bali. Metode pelaksanaan meliputi observasi awal, koordinasi dengan kader Posyandu, penyusunan materi edukasi, perancangan media visual berupa leaflet, pelaksanaan sosialisasi, serta evaluasi secara observasional. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan media komunikasi visual mampu meningkatkan perhatian, partisipasi, dan pemahaman ibu hamil serta orang tua balita terhadap pengertian, penyebab, dampak, dan pencegahan stunting. Media leaflet juga berfungsi sebagai penguat pesan karena dapat dibaca ulang di rumah. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa media komunikasi visual berperan penting dalam mendukung peran komunikasi kesehatan di Posyandu dan berpotensi dikembangkan sebagai strategi edukasi berkelanjutan di masyarakat.
Copyrights © 2026