Kemampuan pemecahan masalah matematis merupakan kompetensi penting dalam pembelajaran matematika. Namun. siswa kelas IX MTsN 2 Ponorogo mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah pada materi teorema Pythagoras. meliputi pemahaman soal. perencanaan penyelesaian. penguasaan konsep. penarikan kesimpulan. dan pengecekan jawaban. Keterbatasan media pembelajaran konkret juga turut menghambat pemahaman konsep geometris secara visual. Hal ini dipengaruhi oleh berbagai faktor. salah satunya adalah model pembelajaran yang diterapkan guru. Pemilihan model pembelajaran yang tepat. seperti Model Knisley berbasis Media Tangram. Knisley. dan Direct learning. dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kemampuan siswa dalam memecahkan masalah matematis. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa: (1) sebelum dan sesudah menerapkan model Direct learning. (2) sebelum dan sesudah menerapkan model Knisley. (3) sebelum dan sesudah menerapkan model Knisley berbasis Tangram. dan (4) antara ketiga model pembelajaran tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experimental dan sampel dipilih melalui purposive sampling. Analisis data menggunakan Paired Sample T-Test. One Way ANOVA. dan uji lanjut Tukey HSD. Hasil penelitian menunjukkan: (1) terdapat perbedaan signifikan pada kelas Direct learning (t = -7.009; Sig. = 0.000) dengan peningkatan mean 17.39 poin; (2) terdapat perbedaan signifikan pada kelas Knisley (t = -8.883; Sig. = 0.000) dengan peningkatan mean 27.96 poin; (3) terdapat perbedaan signifikan pada kelas Knisley berbasis Tangram (t = -7.349; Sig. = 0.000) dengan peningkatan mean 29.01 poin; (4) terdapat perbedaan signifikan antar ketiga model (F = 11.655; Sig. = 0.000). di mana Knisley berbasis Tangram terbukti paling efektif dibanding Direct learning (Sig. = 0.000) dan Knisley (Sig. = 0.022). Kesimpulan penelitian ini adalah model pembelajaran Knisley berbasis Media Tangram terbukti paling efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dibandingkan dengan model Direct learning dan model Knisley tanpa media. Integrasi media manipulatif konkret ke dalam tahapan pembelajaran Knisley menghasilkan pembelajaran yang lebih bermakna. visual. dan menyenangkan. sehingga mengoptimalkan pemahaman konsep dan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada materi teorema Pythagoras
Copyrights © 2026