Abstract This study aims to analyze the relationship between worship and the prosperity of a country through the perspective of siyāsah tafsir. The methodology employed is literature review with a qualitative approach, examining classical and contemporary works that discuss the role of spirituality in national prosperity. The findings indicate that consistent worship can enhance morals, ethics, and social justice, which positively contribute to economic stability and national prosperity. Siyasah tafsir emphasizes that a country’s success depends not only on material aspects but also on the spiritual and moral integrity of its people. Therefore, strengthening worship plays a strategic role in creating sustainable prosperity. This research suggests the need to integrate spiritual values into national policies to achieve true welfare. Keywords: worship, prosperity, siyāsah tafsir, spirituality, national policy Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara ibadah dan kemakmuran suatu negara melalui perspektif tafsir siyasah. Metodologi yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif, menelaah berbagai karya klasik dan kontemporer yang membahas peran spiritualitas dalam kemakmuran nasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibadah yang dijalankan secara konsisten dapat meningkatkan moral, etika, dan keadilan sosial, yang berkontribusi positif terhadap stabilitas ekonomi dan kemakmuran negara. Tafsir siyasah menekankan bahwa keberhasilan sebuah negara tidak hanya bergantung pada aspek material, tetapi juga spiritual dan moral rakyatnya. Oleh karena itu, penguatan ibadah memiliki peran strategis dalam menciptakan kemakmuran yang berkelanjutan. Penelitian ini menyarankan perlunya integrasi nilai spiritual dalam kebijakan negara untuk mencapai kesejahteraan yang hakiki. Kata kunci: ibadah, kemakmuran, tafsir siyasah, spiritualitas, kebijakan negara
Copyrights © 2026