BPJS Ketenagakerjaan sebagai penyelenggara jaminan sosial ketenagakerjaan di Indonesia mencatat pertumbuhan peserta signifikan hingga 60,64 juta pada 2024, namun kajian ilmiah yang memetakan perkembangan literaturnya secara sistematis masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemetaan ilmiah publikasi BPJS Ketenagakerjaan dalam basis data Scopus pada periode 1996–2025 menggunakan analisis bibliometrix Biblioshiny melalui tiga analisis utama, yaitu produksi ilmiah tahunan, three-field plot, dan thematic map. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data PRISMA, dengan total 112 publikasi Scopus. Hasil analisis bibliometrik menunjukkan bahwa meskipun publikasi telah dimulai sejak 1996, perkembangan signifikan baru terjadi sejak 2016, dengan puncak pada tahun 2020 dan 2024. Analisis three-field plot menggambarkan keterkaitan antara sumber publikasi, penulis, dan topik dalam dataset yang dianalisis, yang umumnya berfokus pada layanan jaminan sosial, kepuasan pengguna, dan digitalisasi layanan publik. Selain itu juga ditemukan adanya fragmentasi kata kunci serta irisan terminologis dengan BPJS Kesehatan, yang menunjukkan bahwa literatur akademik pada bidang ini masih menghadapi tantangan dalam hal konsistensi istilah dan struktur tematik. Hasil analisis thematic map menunjukkan bahwa social security, users' experience, Jamsostek Mobile (JMO), dan mobile applications merupakan tema penggerak yang dominan. Studi ini mengindikasikan bahwa meskipun perhatian akademik terhadap BPJS Ketenagakerjaan semakin meningkat, kolaborasi internasional, konsistensi terminologi, dan pematangan konsep masih perlu diperkuat untuk meningkatkan visibilitas topik ini dalam literatur ilmiah internasional.
Copyrights © 2026