Pemilihan saham yang tepat menjadi tantangan bagi investor, khususnya investor pemula, di tengah dinamika pasar saham yang terus berkembang. Harga saham yang fluktuatif dan beragamnya pilihan saham dari berbagai sektor seringkali menyulitkan proses pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem pendukung keputusan berbasis multikriteria menggunakan kombinasi metode Entropy dan Multi-Attributive Border Approximation Area Comparison (MABAC). Metode Entropy digunakan untuk mengoptimalkan pembobotan indikator dengan hasil yang lebih signifikan dan total bobot tetap konsisten pada angka 1. Metode MABAC diterapkan untuk proses perangkingan guna menentukan saham terbaik berdasarkan lima kriteria utama: Price to Book Value (PBV), Price Earnings Ratio (PER), Earnings per Share (EPS), Return on Equity (ROE), dan Dividend Yield. Sistem ini diuji menggunakan data dari 30 perusahaan yang terdaftar dalam IDX Company Fact Sheet LQ45 periode Agustus 2024 – Januari 2025. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa perusahaan dengan nilai positif direkomendasikan sebagai pilihan investasi yang lebih baik. United Tractors Tbk menduduki peringkat tertinggi dengan nilai Si = 0.552, diikuti oleh Astra International Tbk Si = 0.244 dan Adaro Energy Indonesia Si = 0.229. Penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi metode Entropy dan MABAC mampu memberikan rekomendasi emiten secara objektif dan terukur agar lebih optimal.
Copyrights © 2026