Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemilikan manajerial, proporsikomisaris independen, dan komite audit terhadap tax avoidance pada perusahaan manufakturyang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020–2024. Penelitian ini menggunakanmetode deskriptif kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuanganauditan dan laporan tahunan perusahaan. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknikpurposive sampling berdasarkan kriteria tertentu, sehingga diperoleh 34 perusahaan dengantotal 170 data observasi, yang setelah eliminasi outlier menjadi 134 data observasi final.Variabel dependen dalam penelitian ini adalah tax avoidance yang diukur menggunakanEffective Tax Rate (ETR), sedangkan variabel independen meliputi kepemilikan manajerial,proporsi komisaris independen, dan komite audit, serta profitabilitas yang diproksikan denganReturn on Assets (ROA) sebagai variabel kontrol. Teknik analisis data yang digunakan adalahregresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan manajerialberpengaruh negatif dan signifikan terhadap tax avoidance, demikian pula komite audit yangberpengaruh negatif dan signifikan. Sementara itu, proporsi komisaris independen tidakberpengaruh signifikan terhadap tax avoidance. Profitabilitas sebagai variabel kontrol jugaberpengaruh negatif dan signifikan terhadap tax avoidance. Temuan ini mengindikasikanbahwa mekanisme tata kelola perusahaan, khususnya kepemilikan manajerial dan komite audit,belum sepenuhnya efektif dalam mengendalikan praktik penghindaran pajak, sehingga kualitaspengawasan dan implementasi tata kelola perusahaan perlu terus ditingkatkan.
Copyrights © 2026