Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren belanja daerah sebagai indikator awal risikofraud di Pemerintah Kota Kendari. Ruang lingkup penelitian ini mencakup data LaporanRealisasi Anggaran (LRA) tahun 2019–2023 dengan menggunakan metode deskriptifkuantitatif melalui teknik analisis trend. Analisis dilakukan dengan melacak perubahan totalbeban, kategorisasi jenis belanja, serta perbandingan anggaran terhadap realisasi. Hasilpenelitian meninjukkan bahwa realisasi belanja umum stabil dan tinggi, sering kali mendekati100%. Namun, pemeriksaan mendalam mengungkap adanya diskrepansi signifikan padakategori belanja tertentu, perubahan besar pada pagu revisi, dan lonjakan penyerapan di akhir tahun anggaran. Kondisi ini mengindikasikan adanya tekanan dalam penyerapan anggaranyang berpotensi memicu fraud administratif. Penelitian menyimpulkan bahwa evaluasi trenbelanja dapat berfungsi sebagai sistem peringatan dini untuk mendeteksi risiko kecuranganyang tersembunyi di balik kepatuhan administratif formal.
Copyrights © 2026